Share

Desa Bendo Gelar Festival Rujak Ceprot, Catat Tanggalnya

Bojonegoro, Media Center – Sebagai upaya mempromosikan wisata, Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro siap menggelar Festival Rujak Ceprot, Lampion dan 1.000 Lilin. Festival untuk ketiga kalinya ini akan digelar pada tanggal 11 April 2020 mendatang. Saat ini, pemerintah desa sudah bersiap-siap menggelar event tahunan tersebut.

Menurut Ketua Kelompok Sadar Wisata (Darwis) Waduk Bendo, Kecamatan Kapas Ahmad Sholihudin, event ini didasari mengangkat kuliner khas Bendo, yakni rujak ceprot. Apalagi kuliner ini sekarang sudah jarang ditemui. Dan Kelompok Darwis Bendo berusaha melestarikan kuliner tersebut. Rujak ceprot sudah mulai dilupakan bahkan peminatnya pun semakin berkurang,” katanya.

Cara pembuatan rujak ceprot memang cukup unik. Jika biasanya rujak dibuat dari buah yang diiris atau diulek, maka rujak ceprot ini cara pembuatannya dengan ditumbuk menggunakan lumpang dan alu. Di Jawa Barat, rujak semacam ini dinamakan rujak bebeg.

“Sebagai wujud bagian dari pelestarian budaya kita membuat festival rujak ceprot ini sebagai agenda tahunan. Harapan kami ada dari masyarakat kita dapat menjaga peninggalan leluhur ini supaya tidak punah,” tuturnya.

Bahan-bahan rujak ceprot ini adalah ontong pisang/endud, mengkudu, nanas, belimbing, salak, dan buah yang disesuaikan dengan selera. Rujak ceprot ini juga punya khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Acara festival ini nanti akan dipandu oleh Woro Widowati, seorang penyanyi yang banyak mengcover lagu-lagu jawa.(git)

Leave a Comment