Share

Desa Mojodeso Bojonegoro Juara Nasional Lingkungan Bersih

Bojonegoro, 7/7 (Media Center) – Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang mewakili Jawa Timur, keluar sebagai juara dalam lomba lingkungan bersih dan sehat tingkat Nasional, menyisihkan empat desa finalis lainnya di Tanah Air.

Kepala Dinkes Bojonegoro Sunhadi, di Bojonegoro, Jumat (7/7/2017), membenarkan Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, keluar sebagai juara Nasional lingkungan bersih dan sehat.

“Surat keputusan Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, keluar sebagai juara Nasional kami terima hari ini,” ucapnya.

Kepastian Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, keluar sebagai juara berdasarkan keputusan yang ditandatangani Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Ketua Umum Dr. Erni Guntarti Cahyo Kumolo.

Di dalam keputusan itu, Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, menduduki posisi pakarti I, Desa Kuthoarjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masuk pakarti II, Desa Pekon Sidokalon, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pakarti III.

Sedangkan pakarti madya I Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pakarti madya II Desa Kanca, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, NTB, dan pakarti III Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro Warsiman, menjelaskan desanya berpenduduk 2.243 kepala keluarga (KK) terdiri dari 2.243 jiwa dinilai Tim PKK Kemendagri, pada 26 April.

Desa Mojodeso dengan luas wilayah 117, 25 hektare dalam lomba lingkungan bersih dan sehat tingkat Nasional mewakili Jawa Timur, karena sudah melalui proses seleksi administrasi.

Penilaian meliputi aspek administrasi dan peran aktif pelaksanaan program KB dan kesehatan yang dirintis sejak 2011.

Menurut dia, kunci keberhasilan desanya antara lain, keterbukaan jajaran desa kepada masyarakat terkait pemanfaatan anggaran desa, meskipun mayoritas warga bekerja sebagai petani.

Berdasarkan hal itu, menurut dia, berbagai elemen masyarakat di desanya mulai jajaran pemdes, RT/RW dan masyarakat, ibu kader PKK, dasa wisma terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan di desanya, lanjut dia, warga mengelola bank sampah, pemanfaatan biopori, pengelolaan air minum, rumah sehat, kebun sehat bergizi posyandu (KSBP), taman posyandu, kebun dasa wisma, Rumah kompos, Kerajinan Limbah Plastik, juga lainnya. (*/mcb)

Leave a Comment