Share

Diduga Ada Intervensi, Uang Arisan Warga Belum Cair

Peserta arisan Gotong Royong yang dikelola oleh Yayasan Harapan Sinar Bahagia, kembali mendatangi Bank Permata Cabang Bojonegoro Jawa Timur pagi ini (28/2/2014). Hal ini lantaran uang mereka senilai Rp 4 Miliar belum dicairkan oleh pihak bank atas permintaan seorang pengacara.

Bojonegoro (Media Center) – Peserta arisan Gotong Royong yang dikelola oleh Yayasan Harapan Sinar Bahagia, kembali mendatangi Bank Permata Cabang Bojonegoro Jawa Timur pagi ini (28/2/2014). Hal ini lantaran uang mereka senilai Rp 4 Miliar belum dicairkan oleh pihak bank atas permintaan seorang pengacara.

Sebelum mendatangi bank yang terletak di Jalan Gajah Mada tersebut para peserta sempat mendatangi sekertariat penyelenggara arisan yang ada di Klentheng Hok Swie Bio. “Saya sudah ikut berkali-kali, baru tahun ini uangnya di Bank Permata dan tidah bisa dicairkan,” jelas Mala, salah satu peserta arisan.

Setiap peserta, seharusnya hari ini menerima Rp 7juta, dengan jumlah peserta mencapai 1.000 orang dan 965 peserta yang belum menerima uang arisan. Dengan demikian terdapat sekitar Rp6 Miliar lebih omzet arisan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp4 M disimpan di Bank Permata Cabang Bojonegoro, lainnya disimpan di sejumlah bank lain.

“Yang di Bank lain bisa cair, kenapa yang di Bank Permata ini ditahan,” tambah Basoen salah satu peserta lainnya. Menurutnya hal ini karena adanya intervensi dari pihak lain yang memiliki tujuan tertentu.

“Kita bayar arisan kalau tidak ada uang terpaksa hutang, masak waktu mau ambil malah dipersulit,” tambahnya.

Sementara itu, kabar yang beredar, pihak bank meminta waktu tiga hari untuk pencairan dana tersebut. Peserta arisan menolak mentah-mentah keputusan tersebut dan memilih bertahan. Manajemen bank hingga saat ini masih belum memberikan statemen dan melakukan penjagaan ekstra di pintu bank. (lyamcb)

Leave a Comment