Share

Dinas Capilduk: KIA Bojonegoro Tunggu Stok Blangko

Bojonegoro, 5/8 (Media Center) – Adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri No 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA) belum sepenuhnya dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Suhono, mengaku, meski Pemerintah Pusat telah melakukan sosialisasi, namun Kartu Identitas Anak belum berjalan karna masih menunggu stok blangko.
“Kita belum menerima blangko untuk kartu identitas anak, sehingga belum bisa dijalankan,” imbuhnya.
Pihaknya juga belum mengetahui pasti, kapan didistribusikannya blangko tersebut. Yang jelas, apabila blangko tersedia, maka pihaknya akan mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa mengurus kartu identitas anak.
“Belum ada pengaruh yang siginifikan kartu ini, karena memang belum maksimal penerapannya,” imbuh Suhono.
KIA adalah dokumen kependudukan yang harus dimiliki anak, selain akta kelahiran.
Dengan demikian, anak dianggap resmi sebagai WNI. Sekarang ibu yang baru melahirkan anaknya, ada dua tugas, yakni mendaftarkan untuk kepemilikan akta lahir dan KIA.
KIA telah diterapkan sejak tahun 2016. Meski demikian, saat ini penerapan KIA masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran.
Data dari Kemendagri, sampai akhir tahun 2016 baru 108 kabupaten/kota yang menerapkan KIA. (*dwi/mcb)

Leave a Comment