Share

Dinas Kesehatan Terus Pantau Vaksin di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bojonegpro, Jawa Timur, terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan vaksin di seluruh tempat pelayanan kesehatan. Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang memiliki bayi lima tahun (balita) pasca beredarnya vaksin palsu di Jakarta.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Suharto, mengatakan, selama dalam pemantauan, hingga kini belum ada laporan balita yang mengalami gatal, kulit memerah, atau kejang usai melakukan imunisasi.

“Kami jamin, vaksin di Bojonegoro asli dan aman karena selain belum ada laporan dari masyarakat , juga pengambilan vaksin sudah sesuai tahapan yang ditentukan,” tegasnya, Senin (4/7).

Tahapan tersebut, yakni mengambil dari Kementrian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Jawa Timur. Dinkes tidak pernah mengambil dari pihak swqsta.

“Kita pantau terus peredaran vaksin di Bojonegoro dan kondisi di masyarakat,” tandasnya.

Kondisi ini, tambah dia, jangan dijadikan alasan untuk masyarakat tidak melakukan imunisasi lengkap bagi anaknya. Karena, vaksin sangat bermanfaat guna menangkal penyakit.

“Tetap beri imunisasi lengkap bagi anak-anaknya, jangan sampai tidak,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment