Share

Dinas Pendidikan Keluarkan Surat Edaran Larangan Dalam MPLS

Bojonegoro, 17/7 (Media Center) – Dinas Pendidikan Bojonegoro, Jawa Timur, telah mengeluarkan surat edaran (SE) tentang pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) kepada sekolah-sekolah di semua tingkatan di wilayahnya. Surat bernomor 116/1497/412.201/2018/ itu berisi tentang larang-larangan dalam MPLS.

Ada beberapa kewajiban dan larangan yang harus dilakukan setiap sekolah. Yakni wajib mendatangkan orang tua siswa baru untuk mengikuti pembukaan dan arahan.

Sedangkan larangan yang harus dilaksanakan semua sekolah adalah melibatkan siswa senior dan alumni dalam MPLS, melakukan perploncoan dan tindak kekerasan, memberi tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa.

“Sekolah juga dilarang malakukan pungutan maupun biaya dalam MPLS,” tegas Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Bojonegoro, Puji Widodo, Selasa (17/7).

Dijelaskan, diwajibkannya orang tua datang dalam pembukaan MPLS ini agar mereka mengetahui kondisi sekolah putra-putrinya.

“Ketika orang tua tahu, enam bulan kemudian orang tua akan tahu perubahan yang ada di sekolah,” ucap Puji.

MPLS ini melibatkan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pegawas dan semua camat. Mereka hadir di sekolah-sekolah mulai tingkat SD/MI hingga SMA/MK/MA, untuk ikut menyambut siswa baru dan orang tua serta menjadi pembina upacara dan membacakan sambutan Pj Bupati Bojonegoro.

Hadirnya OPD, Camat dan Pengawas di tengah-tengah siswa ini sebagai bentuk perhatian serius Pemkab terhadap dunia pendidikan dan generasi Bojonegoro.

“Diharapkan kepada sekolah dan orang tua siswa baru yang hadir mengantarkan anaknya ke sekolah, agar penuh perhatian mendidik dan membina sepenuhnya dengan ilmu pengetahuan sekaligus dengan perkembangannya dan membekali mereka nilai-nilai budaya Bangsa Indonesia yang beragam dan luhur,” pesan¬†Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kusnandaka Tjatur P. saat menjadi pembina¬†Upacara bendera di SDN Kauman 1 Bojonegoro.(*dwi/mcb)

Leave a Comment