Share

Dinas Pengairan Bojonegoro Bongkar Proyek Saluran Air

Bojonegoro, 19/9 (Media Center) –Proyek pembangunan saluran air (vero) di Dusun Panggang, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dibongkar. Hal ini lantaran pekerjaan proyek senilai Rp110.340.000 yang bersumber dari APBD Bojonegoro 2016 itu tidak sesuai rencana anggaran dan belanja (RAB).

“Iya benar, Sabtu tanggal 17 September kemarin, konsultan dan kontraktornya kita minta agar proyek itu dibongkar,” kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pengairan  Bojonegoro, Retno Wulandari di ruang kerjanya, Senin (19/9).

Proyek vero sepanjang 170 meter tersebut dikerjakan CV Halal Abadi dengan konsultan CV Bina Karya Teknik. Sesuai surat perintah kerja (SPK) proyek itu dimulai pada 7 Juli dengan target penyelesai an pada pertengahan November 2016 mendatang.

Namun ketika proyek baru berjalan 60 persen, Dinas Pengairan Bojonegoro mendapat laporan dari warga tentang dugaan pekerjaan yang tidak sesuai RAB.

“Kemudian kita turun ke lapangan menindaklanjuti laporan itu,” ucap Retno-sapaan akrab Retno Wulandari.

Hasilnya, Dinas Pertanian menemukan adanya sejumlah ketidak sesuaian dalam pekerjaan proyek tersebut. Di antaranya jarak pembersih yang seharusnya 15 centi meter dan kualitas beton yang tidak seragam.

“Seperti jarak pembersih ada yang melebihi. Semua yang tidak sesuai sudah kita minta kepada rekanan untuk kembali memperbaikinya,” tegas Retno.

Meski telah ditemukan adanya penyimpangan dalam pekerjaan proyek tersebut, Retno mengaku tidak memberikan sanksi kepada kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas proyek. Alasannya, batas waktu pelaksanaan proyek belum terlampaui.

“Sudah kita beri surat teguran, dan kontraktor komitmen untuk memperbaiki,” tandasnya.

Pihaknya berharap kepada konsultan pengawas proyek yang sudah menjalin kontrak dengan Dinas Pengairan untuk bekerja maksimal di lapangan. “Kami minta mereka bekerja kontinyu sesuai dalam kontraknya,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dusun Dalem, Desa Ngumpakdalem, Huda membenarkan pembongkaran proyek vero. “Dari laporan warga sudah dibongkar,” sambungnya. (dwi/mcb)

Leave a Comment