Share

Dinas Pengairan Bojonegoro Programkan MT III Palawija

Bojonegoro, 15/7 (Media Center) – Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memprogramkan petani di sepanjang daerah irigasi Waduk Pacal tidak menanam tanaman padi, tapi palawija pada musim tanam (MT) III kemarau.

“Bapak Kepala Dinas Pengairan Edi Sutanto memprogramkan pada MT III stok air di Waduk Pacal untuk tanaman palawija,” kata Kasi Pengelolaan Pemanfaatan Sumber Air Dinas Pengairan Bojonegoro Dodi Sigit Wijaya, di Bojonegoro, Jumat (15/7).

Menurut dia, kebijakan itu mempertimbangkan stok air Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, kalau dikeluarkan 5 meter kubik per detik hanya mampu selama 30 hari setelah MT II berakhir, sebab saat ini air Waduk Pacal dikeluarkan 5 meter kubik per detik.

“Air Waduk Pacal dikeluarkan 5 meter kubik per detik sejak sehari lalu. Pengeluaran air akan berjalan selama 10 hari. Oleh karena itu kalau MT III masih ada petani yang nekad menanam padi bisa terancam gagal panen, karena sisa air di Waduk Pacal tidak banyak,” jelas dia.

Namun, menurut dia, kalau tanaman padi MT II di sepanjang daerah irigasi Waduk Pacal di sejumlah kecamatan yang sekarang usianya berkisar 40-60 hari bisa selamat karena bisa memperoleh pasokan air Waduk Pacal.

Sesuai data, lanjut dia, di daerah irigasi wilayah tengah I di Kecamatan Kapas dan Balen, seluas 3.615 hektare.

“Tanaman padi musim tanam (MT) II di wilayah setempat rata-rata usianya berkisar 40-50 hari,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, juga tanaman padi dengan usia berkisar 50-60 hari di daerah irigasi wilayah timur di Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Kanor dan Sumberrejo, dengan luas 6.452 hektare.

“Air Waduk Pacal dikeluarkan 5 meter kubik per detik sejak sehari lalu untuk mencukupi kebutuhan air tanaman padi di sepanjang daerah irigasinya,” jelas dia.

Sesuai data, jelas dia, ketinggian air pada papan duga di Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, mencapai 113,82 meter dengan tampungan efektif 18,6 juta meter kubik.

“Air yang tertampung di Waduk Pacal itu, menurut dia, kalau dikeluarkan sekitar 5 meter kubik per detik bisa berjalan selama 40 hari,” imbuhnya. (*/mcb)

Leave a Comment