Share

Dinas Perdagangan Bojonegoro Belum Tentukan Kuota LPG 2017

Bojonegoro, 30/1 (Media Center) – Dinas Perdagangan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, untuk tahun 2017, belum mengajukan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram kepada Kementrian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM).

“Kami masih menunggu permintaan dari masyarakat,”ujar Kepala Dinas Perdagangan, Basuki, Senin (30/1).

Pihaknya memprediksi untuk pengajuan kuota LPG tahun ini mengalami peningkatan dari tahun 2016 lalu. Alasannya, pertumbuhan jumlah penduduk dan usaha mikro.

“Kalau pengawasan distribusi di masyarakat lebih pada sosialnya,” imbuhnya.

Meski belum ada pengajuan kuota tahun ini, namun Dinas Perdagangan menjamin tidak ada kekurangan stok di masyarakat. Karena masih ada sisa lebih dari kuota tahun 2016.

Untuk tahun 2016, kuota LPG ukuran 3 kilogram sebanyak 8.456.330 tabung, sementara yang terealisasi di lapangan sebanyak 8.433.760 tabung. Masih ada sisa 22.570 tabung.

“Untuk rumah tangga sasaran dan usaha mikro di Bojonegoro yang menggunakan LPG ini ada sekitar 356.550,” tandasnya.

Basuki menambahkan, jumlah kuota lebih besar dari rumah tangga sasaran dan usaha mikro dikarenakan permintaan disesuaikan kebutuhan. Karena saat ini, pengguna LPG 3 kilogram bukan saja dari kalangan kebawah tapi menengah keatas juga menggunakan.(dwi/mcb)

Leave a Comment