Share

Dinas Perdagangan Bojonegoro Prediksi Penurunan Harga Cabai

Bojonegoro, 1/3 (Media Center) – Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memprediksikan penurunan harga cabai rawit yang masih melambung tinggi terjadi pada bulan Juni 2017 mendatang.

“Bulan tersebut, para petani cabai di Bojonegoro mulai panen,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, basuki, Rabu (1/3).

Dia mengatakan, harga cabai rawit yang hingga saat ini stagnan di angka Rp140.000 perkilo dari awalnya Rp35.000 perkilo terjadi secara nasional karena faktor pasokan.

“Pasokan cabai oleh petani ini kan sedikit, sementara kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Jadi ya mahal,” imbuhnya.

Sedikitnya pasokan cabai dari petani dikarenakan faktor alam yakni adanya musim penghujan. Dengan adanya hujan yang turun terus menerus, membuat tanaman cabai banyak yang busuk. Bisa juga, kurangnya pencahayaan sehingga buah tidak matang sempurna.

“Tidak bisa merah, mentok ya berwarna hijau,” imbuhnya.

Meski begitu, Basuki menghimbau agar warga tidak terlalu bergantung pada cabai rawit. Karena masih ada jenis cabai lainnya yang juga terasa pedas.(dwi/mcb)

Leave a Comment