Share

Dinas Pertanian Bangun Irigasi Tersier untuk Tingkatkan Produktivitas

Bojonegoro, Media Center – Dinas Pertanian Bojonegoro terus berusaha meningkatkan sarana dan prasarana jaringan irigasi tersier. Hal itu untuk memperlancar proses pengairan persawahan di Bojonegoro agar produktivitas hasil pertanian terus meningkat.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Helmi Elizabeth menuturkan bahwa sekitar 80.000 hektar sawah di Bojonegoro membutuhkan air. Salah satu langkah Pemkab adalah pembangunan cek dam atau long storage yang dilanjut pembangunan irigasi tersier. “Jika sudah ada cek dam maka petani boleh mengajukan untuk jaringan irigasi tersier,” terangnya.

Saat berbicara di acara Sambang Desa di Desa Kendung, Kecamatan Kedungaden, Helmi menambahkan apabila di wilayah Kedungadem ditemukan sumber air, maka warga dapat mengajukan sumur bor. Persyaratannya ada pengajuan proposal. Dinas Pertanian juga membuka ruang bagi petani jika membutuhkan jalan usaha tani supaya lebih cepat akses maka bisa kirim proposal ke Dinas Pertanian.

Ia juga mengimbau masyarakat petani tembakau untuk tetap mempertahankan kualitas dari tembakau agar daya jual tembakau tetap stabil. Selain itu, terkait bantuan dari pemerintah pusat yaitu kartu tani dimana kartu tani ini digunakan untuk pembelian pupuk bersubsidi, warga perlu memanfaatkannya dengan maksimal. “Juka ada yang belum tercetak kartunya, atau yang sudah tercetak tetapi belum teraktivasi, serta belum terisi kuota, nanti kios sudah bisa melayani pembelian pupuk dengan cara manual, dengan syarat ada pengajuan ketua kelompok mengajukan kebutuhan pupuk subsidi kebutuhan anggotanya,” katanya.

Adapun jumlah kelompok tani sekecamatan Kedungadem sebanyak 126 kelompok tani serta jumlah Gapoktan sebanyak 23 Gapoktan. Untuk kelompok tani yang sudah berSKT Bupati terdapat 10 poktan. Usulan hibah bantuan modal PPM tahun 2020 sekecamatan Bojonegoro sebanyak RP.3.042.500.00 serta ajuan jumlah penerima kartu petani mandiri plus di Kecamatan Kedungadem sebanyak 2.463 buah kartu.(FIF)

Leave a Comment