Share

Dinas Pertanian Bojonegoro Bantu Petani Obat Pembasmi Wereng

menyatakan akan memberikan bantuan obat pembasmi hama Wereng kepada para petani di sejumlah desa di Kecamatan Kapas, yang tanaman padinya diserang hama Wereng Coklat.

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Jatim, Akhmad Djupari menyatakan akan memberikan bantuan obat pembasmi hama Wereng kepada para petani di sejumlah desa di Kecamatan Kapas, yang tanaman padinya diserang hama Wereng Coklat.

“Silahkan mengajukan permintaan bantuan obat pembasmi hama Wereng Coklat, sebab jelas obat yang dimiliki para petani masih kurang,” katanya, kepada seratusan petani Desa Bendo dan Tapelan, Kecamatan Kapas, di areal sawah saat penyemprotan hama Wereng Coklat.

Ia menjelaskan kalau serangan hama Wereng Coklat tidak dikendalikan, maka produksi tanaman padi petani tidak akan maksimal.

“Kalau tidak dikendalikan serangan hama Wereng Coklat bisa menyerang seluruh areal tanaman padi seluas 295 hektare di Desa Bendo dan Tapelan, Kecamatan Kapas,” jelas Pengamat Hama Penyakit (PHP) Dinas Pertanian Parno, menambahkan.

Menurut Parno, tanaman padi yang terserang hama Wereng Coklat di Desa Bendo seluas 85 hektare dan Desa Tapelan seluas 30 hektare,sejak dua pekan lalu.

Sesuai identifikasi, katanya, satu rumpun tanaman padi diketahui mendapatkan serangan berkisar 50 hama wereng.

“Jumlah serangan Hama Wereng itu sudah cukup berbahaya, sehingga para petani harus meningkatkan kewaspadaan,” jelas Parno.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Mujianto,menjelaskan para petani di desanya akan terus mengendalikan serangan hama Wereng Coklat yang menyerang tanaman padi dengan menyemprotkan inksektisida dua kali dalam sepekan.

“Saat ini luas tanaman padi di Bojonegoro sekitar 73 ribu hektare, di antaranya, sekitar 0,8% yang diketahui mendapatkan serangan hama Wereng Coklat,” kata Djupari, menegaskan. (samcb)

Leave a Comment