Share

Dinas Peternakan Bojonegoro Kumpulkan Juru Sembelih Ternak

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (9/9), mengumpulkan juru sembelih ternak di 28 kecamatan,  sebagai persiapan menghadapi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah.

“Juru sembelih ternak yang ada di kecamatan ini diundang untuk memperoleh penjelasan soal penyembelihan ternak kurban dari ahli peternakan  Universitas Airlangga (Unair),” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro Subekti, Rabu (9/9).

Ia menjelaskan juru sembelih yang dikumpulkan dengan jumlah dua personel di setiap kecamatan itu, nantinya yang akan melakukan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha di wilayahnya masing-masing.

Öleh karena itu,  menurut dia, juru sembelih hewan ternak di daerahnya itu harus tahu kriteria ternak yang layak disembelih,  baik sapi maupun kambing/domba, seperti usia, juga kriteria lainnya.

“Termasuk juru sembelih juga harus ikut mencegah melakukan penyembelihan ternak kurban  betina yang masih prpduktif,” katanya, menegaskan.

Lebih lanjut ia menjelaskan mantri kesehatan hewan yang ada jumlahnya hanya 28 personel, sehingga kemampuannya terbatas dalam melakukan pengawasan ternak kurban pada Hari Raya Idul Adha 1436 Hijiriyah.

“Karena jumlah mantri kesehatan hewan terbatas , maka juru sembelih ternak kurban harus ikut mengawasi kelayakan ternak untuk kurban,”paparnya.

Pada kesempatan itu, juru sembelih yang hadir memperoleh materi dari  dosen Fakultas Peternakan Unair Dr.H. Mustofa Helmi Effendi, drh.,DTAPH., soal sejarah qurban dari masa ke masa, pedoman dan tata cara pemotongan hewan secara halal dan pedoman teknis pemilihan dan penyembelihan hewan qurban.

Data di Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, pada Hari Raya Idul Adha tahun lalu, jumlah hewan kurban yang disembelih yaitu sapi sebanyak 1.548 ekor, kambing 4.387 ekor dan domba 5.804 ekor. (sa/mcb)

Leave a Comment