Share

Dinkes Bojonegoro Siapkan Rp1,5 Miliar Cegah DB

Bojonegoro, Media Center – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro telah menyiapkan anggaran Rp1,5 miliar untuk mengatasi Demam Berdarah (DB) yang bersumber dari Alokasi Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti ini butuh pencegahan secara serius. Sehinhga perlu menambah sarana dan pra sarana pendukung untuk pencegahan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Susmiati, menjelaskan anggaran tersebut untuk menambah mesin fogging, bahan kimia dan pupuk. Rinciannya, belanja mesin fogging swimfog sebesar Rp 600 juta lebih dan belanja bahan kimia dan pupuk sebesar Rp 800 juta lebih yang akan dibagikan ke seluruh Puskesmas.

“Tahun ini pengadaan 19 mesin fogging,” kata Ninik Susmiati,

Semua Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki mesin fogging, bahan kimia dan pupuk untuk memberantas persebaran penyakit DB. Namun demikian, harus tetap ditambah.

“Mengingat setahun terakhir penyebaran DB di Bojonegoro cukup mengkhawatirkan,” jelasnya.

Terlebih, beberapa waktu lalu Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke tiga se Jatim kasus kematian akibat DB. Januari lalu ada empat orang meninggal akibat DB.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, Januari 2018 lalu ada 80 kasus DB di antaranya meninggal. Jumlah ini meningkat dibandingkan Januari 2019.

Diketahui, jumlah kasus demam berdarah selama tahun 2018 sebanyak 595 kasus dan 12 diantaranya meninggal dunia. (RIN/DWI)

Leave a Comment