Share

Dinkes Pastikan Pemeriksaan Penunjang Covid-19 Sesuai Prosedur

Bojonegoro, Media Center – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro selalu menerapkan standar ketat untuk pasien yang dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Jika ada gejala klinis Covid-19 pada pasien, maka langkah pertama adalah dilakukan rapid test. Jadi tidak semua pemeriksaan penunjang ini diberlakukan ke semua pasien.

Hal itu disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro dr Wenny Diah menanggapi kabar yang menyebar di Facebook terkait pasien yang diindikasi terpapar Covid-19. “ Pelaksanaan pemeriksaan penunjang untuk penegakan diagnosa Covid-19 dilakukan berdasarkan gejala klinis Covid-19 yang dirasakan pasien. Jika tidak ada indikasi klinis Covid-19 maka tidak dilakukan pemeriksaan penunjang tersebut,” katanya, Jumat (24/7/2020).

dr Wenny belum bisa memberi penjelasan detail terkait pasien yang dimaksud sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial. Lantaran, di tulisan tersebut tidak disebutkan nama pasiennya. Meski demikian, ia menjelaskan rapid test memang bukan alat diagnostik Covid-19, namun tes ini hanya sebagai skrining awal dan tetap harus dilanjutkan dengan swab PCR/TCM utk mendiagnosa Covid-19.

Tiiap pasien dengan gejala klinis Covid-19 akan diuji rapid test dan akan dilanjutkan dengan tes Swab PCR/TCM. Jadi, jika tidak ada gejala klinis covid-19, maka pasien tidak akan dilakukan uji rapid test.(NN)

Leave a Comment