Share

Dinsos Bojonegoro Anggarkan Rp1 Miliar Untuk Bedah Rumah

Bojonegoro, 14/10 (Media Center) – Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bojonegoro mencapai angka ribuan. Hal ini disampaikan Helmi Elisabeth, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.

Untuk mengatasi dan mengurangi angka RTLD di Bojonegoro ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui Dinas Sosial menganggarkan sekira Rp1 miliar setiap tahun untuk program bedah rumah.

“Jadi setiap tahun ada 100 rumah yang akan dibedah dengan anggaran sebesar Rp10 juta tiap rumah,” ujar Helmi.

Ia menuturkan, dengan banyaknya RTLH di Bojonegoro ini, masih banyak usulan dan permohonan bedah rumah dari pemerintah desa yang belum bisa terealisasi. Selain itu, program bedah rumah juga dilakukan secara bertahap dan membutuhkan proses yang tak sebentar.

Untuk prosesnya, Helmi mengaku, pihaknya harus melakukan verifikasi terlebih dahulu, untuk melakukan bedah rumah bagi yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi ada prioritasnya, mana rumah yang benar-benar harus dibedah terlebih dahulu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambiroto, Sudjono, menyampaikan, tahun ini, pemerintah desa setempat telah mengusulkan bantuan bedah rumah bagi warga miskin sebanyak lima orang. Namun, ia menuturkan, hingga saat ini belum ada realisasi dari Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro.

“Ada lima orang yang rumahnya saya usulkan dibedah atau diperbaiki melalui Pemkab,” kata Sudjono, Jumat (12/10).

Salah satu warga setempat, Murni (45), mengungkapkan, sudah sejak lama ibunya, Sumarni yang sudah janda hidup di rumah yang kurang layak huni.

“Dulu pernah disurvei, ditanya dan difoto. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tambahnya.(*dwi/lya/mcb)

Leave a Comment