Share

Direktur Bank Singapura Terkesan Cara Suyoto Memimpin

Bojonegoro (Media Center) – Direktur Bank Asia Pacific Deuche di Singapura, Omar Agoes, yang penah berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  terkesan  cara Bupati Bojonegoro Suyoto memimpin warganya.

Ia, kemudian menuangkan dalam tulisan terkait kesannya selama bersama dengan Suyoto, dalam berbagai pertemuan dengan warga di daerah penghasil migas di Tanah Air itu,  pada 30 September sampai 3 Oktober 2013. Meskipun tulisan itu diunggah tiga tahun lalu, akan tetapi isinya barangkali bisa  menginspirasi berbagai pihak dalam memimpin di lingkungannya masing-masing.

Dalam tulisannya, Omar mengungkapkan kekagumannya pada Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini. Pada artikel yang terbit di presencing.asia ini, Omar bercerita perjalanannya selama menjai bayangna Kang Yoto di Bojonegoro.

“Saat Kang Yoto memanggil saya ke panggung untuk dikenalkan, saya sangat terkejut. Di panggung dia meminta saya menceritakan siapa saya dan dari mana saya mengetahui Bojonegoro,” jelasnya dalam tulisan berbahasa Inggris ini.

Selama empat hari mengikuti Kang Yoto menambah kekaguman Omar kepada orang nomor satu di Kota Ledre ini. Dalam berbagai kesempatan, Kang Yoto menjadi pembicara. Menurutnya, hal yang mankjubkan dimana Kang Yoto bisa beradaptasi dan menyesuaikan kepada siapa ia berbicara.

“Meskipun saya tidak mengerti bahasa Jawa, saya bisa menangkap bahwa ia berbicara jauh lebih lambat dan dalam dialek yang mencerminkan pendengarnya. Dia berbicara dalam tingkat pemahaman mereka; ia berhenti berbicara seperti kepala pemerintahan dan mulai dengan nada yang menyerupai seorang guru sekolah dasar. Berbicara setengah jalan, dan membiarkan penonton mengisi sisa kalimat. Kang Yoto adalah pembicara yang berbakat, dan ini sangat mengesankan,” urainya.

Hasil akhir dari perjalanan Omar sebagai bayangan Kang Yoto ini membuatnya lebih peduli kepada apa yang ada disekitarnya.

“Bagi saya pribadi, membayangi perjalanan ini telah mengilhami saya untuk lebih peduli dan tidak hanya menonton dan berpikir bahwa ini adalah orang lain pekerjaan. Orang-orang dari Bojonegoro beruntung memiliki pemimpin seperti dia,” tutupnya di akhir tulisan.(mcb)

Leave a Comment