Share

Disbudpar Bojonegoro Gelar Lomba Rias Peringati Hari Kartini

Bojonegoro, 23/4 (Media Center) – Dinas Kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar lomba rias pengantin “Pinjung Iras Putri” yang merupakan tata rias pengantin khas Bojonegoro, Senin (23/4).

Acara yang diikuti oleh 24 pasang peserta rias dan perias dari seluruh Kecamatan di Bojonegoro ini, diselenggarakan di Gedung Serbaguna untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh pada setiap tanggal 21 April.

“Setiap tahun kita selalu adakan acara ini,” kata Kepala Disbudpar, Amir Syahid.

Menurutnya, selain memperingati Hari Kartini, lomba rias pengantin merupakan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas para perias serta mempopulerkan riasan khas Bojonegoro.

Kabupaten Bojonegoro memiliki kekhasan sendiri dalam proses sakral upacara pengantin. Salah satunya dalam hal rias pasangan pengantin. Namun, hal itu belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas.

Pinjung Iras Putri Bojonegoro ditetapkan menjadi tata rias khas Bojonegoro pada tahun 2004 dengan di kukuhkan oleh Ketua Umum Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia “Melati”. Yang menjadi ciri khas khas pengantin Bojonegoro ini salah satunya pada ornamen baju, hiasan di dahi dan hiasan di sanggul. Serta, warna pakaian dominan hijau dan hitam.

Bentuk sanggul berbeda dengan Solo dan Jogjakarta. Agar menarik, busana pengantin Pinjung Iras Putri Bojonegoro ini kemudian sedikit dimodifikasi sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan pakemnya. Yakni pada unsur garis yang diterapkan adalah garis lengkung yang memiliki makna luwes dan kombinasi warna yang melambangkan kemurnian, kemakmuran dan ketegasan.

Dalam perlombaan ini, ada beberapa kriteria penilaian yang ditentukan diantaranya make up, sanggul dan aksesorisnya, busana serta penampilan para model di atas panggung.

“Juara satunya akan kami kirim ke lomba tata rias pengantin tingkat nasional Juni mendatang,” pungkasnya.(*dwi/laili yeni/mcb)

Leave a Comment