Share

Disdikda Bojonegoro Terima Laporan Sekolah Yang Menahan Ijazah

Hasil kelulusan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat telah diumumkan Selasa (20/5/2014) kemarin. Bertepatan dengan momen tersebut, Husnul Khuluq, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro Jawa Timur, menegaskan bahwa tidak akan ada penahanan ijazah oleh pihak sekolah.

Bojonegoro (Media Center) – Hasil kelulusan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat telah diumumkan Selasa (20/5/2014) kemarin. Bertepatan dengan momen tersebut, Husnul Khuluq, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro Jawa Timur, menegaskan bahwa tidak akan ada penahanan ijazah oleh pihak sekolah.

“Apapun alasannya, pihak sekolah tidak boleh menahan ijazah,” ujarnya saat ditemui usai melakukan hearing dengan Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro.

Menyusul temuan masih saja ada aduan dari masyarakat tentang penahanan ijazah karena siswa belum menyelesaikan tunggakan kepada pihak sekolah. Menurutnya, untuk sekolah negeri tidak diperbolehkan melakukan pungutan kepada siswa.

Meski demikian, ia berharap ada penyelesaian lain antara pihak sekolah swasta dan orang tua murid selain menahan ijazah siswa.

“Bagaimanapun ijazah ini menentukan masa depan siswa,” imbuhnya. (*/lyamcb)

1 Comment on this Post

  1. bro sawunggaling

    Mustinya masih banyak kasus serupa di tengah masyarakat namun karena kondisi yg tak berdaya dan serba ewuh pakewuh…kalau mau lapor..masalahnya jadi abses yang setiap saat akan meledak..untuk itulah peran komite sekolah sebagai mediator antara orangtua dan pihak sekolah..jangan berperan bak centeng, kalau ada kaitannya dengan sumbangan aja nongol tampak mukanya, giliran omong masalah sdm guru, kayak sapi ompong, inilagi siswa yg masih duduk di sekolah dasar bawaan bukunya kayak militer lagi perang aja, apa nggak bisa diperingan bawaan bukunya…

    Reply

Leave a Comment