Share

Dishub Bojonegoro: PKL Dilarang Jualan di Trotoar dan Bahu Jalan

Bojonegoro, Media Center – Pembinaan kepada pedagang kaki lima (PKL) di jalan protokol Bojonegoro intensif dilakukan tim pemerintah kabupaten (Pemkab). Tujuannya agar mereka tidak lagi berjualan di tempat fasilitas umum (Fasum), dan mau pindah ke lokasi relokasi yang disediakan.

Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Adie Witjajsono menyampaikan, PKL di sepanjang jalur protokol di Bojonegoro selama ini telah mengganggu keindahan dan ketertiban lalu-lintas serta melanggar arutan. Seperti di sepanjang pinggiran trotoar jalan Panglima Polim dan Pattimura.

“Di lokasi itu ada sekitar 50 an PKL yang mayoritas pedagang makanan dan minuman. Setelah kita berikan pengertian, mereka menerima dan mau dipindah ke Galeri UMKM,” ujarnya, Rabu (4/12/2019).

Penertiban PKL ini akan dilakukan secara bertahap. Pemkab, lanjut Adie, telah menyiapkan tempat yang nyaman dan bersih bagi PKL. Juga tenda secara seragam.

“Mereka bisa berjualan dengan tenang di Galeri UMKM, karena semua fasilitas telah disedikan Pemkab,” ucap mantan Kepala Dinas Sosial Bojonegoro itu.

Adie menjelaskan, pemindahan PKL ini sesuai Undang-undang lalu lintas bahwa pedagang kaki lima tidak diperbolehkan
menggunakan trotoar dan bahu jalan.

“Kalau trotoarnya dipakai kan mengganggu pejalan kaki,” tandasnya.

Menurutnya, penertiban PKL di Bojonegoro dilakukan oleh tim yang terbentuk dari semua Organisasi Petangkat Daerah (OPD). Sedangkan Dishub, tambah dia, hanya bagian pengamanan lalu lintas saja.

“Masing-masing OPD punya peran masing-masing,”pungkasnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sukemi menegaskan, Pemkab telah menyiapkan dua zona sebagai tempat relokasi PKL. Yakni di Galeri UMKM di Jalan Patimura dan Taman Rajekwesi.

Kedua tempat tersebut kedepan akan dijadikan sebagai pusat wisata kuliner. Sehinga masyarakat dari dalam dan luar daerah akan mudah jika ingin mendapatkan makanan khas Bojonegoro.

“Rencana kita nanti seperti itu,” ucap Kemi, panggilan akrabnya.(Dwi)

Leave a Comment