Share

Dishub Bojonegoro Tunggu Hasil Evaluasi Jalur Satu Arah

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, masih menunggu hasil evaluasi uji coba jalan satu arah yang saat ini diberlakukan di empat titik. Empat titik tersebut adalah Jalan Rajawali, Jalan Hasyim Ashari, Jalan Kartini, dan Jalan Panglima Polim.

Kepala Dinas Perhubungan, Iskandar, mengatakan, masing-masing jalan yang diberlakukan satu arah saat ini memiliki karakteristik yang berbeda. Misalnya, di Jalan Panglima Polim, pada saat tertentu, masyarakat tidak diperbolehkan melewati poros jalan ke arah selatan karena arus lalu lintasnya padat oleh pelajar dan pegawai.

“Itupun hanya berlaku satu jam saja yakni mulai jam 06.00 hingga 07.00 WIB,” kata dia.

Sementara di Jalan Rajawali, lanjut Iskandar, selain ada tempat peribadatan yakni Gereja, disana merupakan daerah pertokoan. Setiap hari dilakukan bongkar muat dan parkir kendaraan oleh para pembeli baik yang menggunakan roda dua maupun empat.

“Sehingga, pada pagi hingga siang kondisinya menjadi ramai. Tapi pemberlakuan satu arah hanya sebagian,” imbuhnya.

Dia menyampaikan, untuk di Jalan Hasyim Ashari, kemacetan terjadi karena parkir kendaraan jamaah Masjid Darussalam berada di bahu jalan. Tidak hanya itu, banyaknya jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hampir disepanjang bahu jalan semakin mempersempit ruang gerak kendaraan.

Pihaknya mengaku, setelah melakukan ujicoba satu bulan akan menghitung antara volume atau jumlah kendaraan yang melalui jalan-jalan tersebut dan kapasitas atau ruas jalan. Apakah lebar jalan sudah sesuai dengan arus lalu lintas.

“Jadi, kita masih tunggu hasil evaluasi sampai 10 September, apakah dilanjutkan satu arah atau dikembalikan seperti semula” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment