Share

Disnakertransos Akan Bina Eks Pramuria Tanjung Elmo

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjemput tiga orang dari 23 pramuria asal Bojonegoro yang berada di lokalisasi Tanjung Elmo, Kampung Asei Keci, Distrik Sentani Timur, Jayapura.

Kepala Disnakertransos, Adie Witjaksono, mengatakan, Rabu (27/8) malam kemarin hanya mendapati tiga orang di Bandara Juanda, Surabaya. Rombongan tiba pukul 20.30 Wib dikantor setempat, kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing.

Ketiga pramuria itu, lanjut Adie, diantaranya berinisial SI dari Desa Katur, Kecamatan Gayam, SU dan SA dari Desa Tambakromo, Kecamatan Malo. Sementara 20 orang lainnya diketahui telah pulang menggunakan kendaraan sendiri.

“Kami dari Disnakertransos akan melakukan pembinaan kepada mereka, supaya tidak kembali menjadi penjaja seks,” kata Adie.

Dia mengungkapkan, pemulangan pramuria tersebut terkait penutupan lokalisasi Tanjung Elmo oleh Bupati Jayapura Matius Awaitouw. Penutupan lokalisasi ini disaksikan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa serta Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yambise.

Dari data yang didapat, lanjut Adie, lokalisasi tersebut dihuni oleh 282 PSK pada 25 wisma. Dari jumlah itu sebanyak 277 berasal dari jawa timur, 23 diantaranya asal Bojonegoro.

“Mereka sudah mendapatkan pesangon masing-masing Rp 10 Juta dari Pemkab Jayapura,” tukasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment