Share

Disnakkan Periksa Kondisi Hewan Kurban di Pedagang

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa titik yang digunakan untuk berjualan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha, Kamis (24/9) mendatang.

“Kami melakukan pengecekan di delapan titik seputaran kota Bojonegoro untuk memeriksa kondisi hewan kurban,” kata Kabid Kesehatan Hewan Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu pada kanalbojonegoro.com, Selasa (22/9).

Dia mengatakan, delapan titik tersebut antara lain Jalan Pemuda, Lisman, Lettu Suwolo, Panglima Sudirman, Untung Suropati, Rajekwesi, Patimura, dan MH Thamrin.

“Salah satu pedagang hewan kurban yang kami datangi ada yang diberi peringatan,” ujarnya.

Peringatan itu diberikan kepada para pedagang karena hewan yang ditawarkan tak layak untuk diperjual-belikan sebagai hewan kurban.

“Misalnya seperti belum cukup umur maupun mengidap penyakit,” lanjut Catur.

Dari hasil sidak dilapak milik Agus (50), warga Ledok Kulon, ada 22 ekor kambing dan 13 ekor domba yang siap dijual. Namun, setelah diperiksa, salah satu kambing milik Agus mengidap saki mata.

“Sementara lima ekor lainnya belum cukup umur untuk dijual,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau, agar saat berdagang, para pedagang mengambil barang di Bojonegoro. Karena hasil ternak lokal sangat melimpah.

“Kemudian, jangan sampai mengambil ternak yang sakit, seperti pincang atau buta. Karena, bisa merugikan pedagang sendiri,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment