Share

Disperta Bojonegoro Ajukan Tambahan Alokasi Pupuk

Bojonegoro (media Center) – Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku telah mengajukan tambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada Menteri Pertanian. Hal ini untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan pupuk di musim tanam oleh petani.

“Kami sudah mengirimkan surat pengajuan tersebut setelah ditandatangani bupati,” ujar Kepala Disperta Djupari, Rabu (11/11).

Dia mengatakan, saat ini sisa stok pupuk di Bojonegoro mulai menipis dari jumlah alokasi pada tahun 2015. Pengajuan pupuk ini berdasarkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

“Semoga realisasinya sesuai harapan, dan bisa memenuhi kebutuhan petani,” tukasnya.

Namun demikian, Djupari menegaskan, tambahan pupuk yang diajukan saat ini bukan untuk kebutuhan tanaman padi. Melainkan jagung dan kedelai.

“Sebagian besar petani tanam palawija, karena masih musim kemarau,” pungkasnya.

Penambahan untuk alokasi pupuk diantaranya Urea sebanyak 29.449 ton, SP 36 sebanyak 16.386 ton, ZA sebanyak 13.698 ton, NPK sebanyak 54.926 ton, dan Petroganik sebanyak 125.692 ton.(dwi/*mcb)

Leave a Comment