Share

Disperta Bojonegoro Ingatkan Petani Percepat Panen Padi

Dinas Pertanian Bojonegoro mengingatkan para petani agar kalau bisa mempercepat panennya, karena hujan deras terus mengguyur wilayah Bojonegoro. juga di wilayah hulu, karena takutnya nanti sungai meluap dan meredam padi yang sudah kuning.

Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Hujan deras itu rawan menyebabkan terjadinya banjir bandang dan banjir luapan air Sungai Bengawan Solo.

Sehingga masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai terpanjang di pulau Jawa itu diimbau waspada, apalagi sebentar lagi beberapa kecamatan akan melakukan panen padi.

“Kalau bisa panennya dipercepat, takutnya nanti sungai meluap dan meredam padi yang sudah kuning itu,” pesan Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Ahmad Djupari, Sabtu (23/1).

Dia menjelaskan, ada beberapa kecamatan yang rawan terendam banjir akibat luberan air dari Sungai Bengawan Solo. Beberapa kecamatan itu, lokasinya berada di dekat sungai.

“Kebetulan beberapa kecamatan seperti Baureno, Kanor, dan Sumberejo, akan segera melaksanakan panen padi, jika terendam air nanti kan petani mengalami kerugian,” jelasnya.

Dia meminta kepada masyarakat yang padinya sudah menguning untuk segera melakukan panen. Itu untuk menghindari kerugian para petani jika sewaktu-waktu banjir dari Bengawan Solo datang.

“Di kecamatan Baureno dan Kanor rata-rata padinya sudah menguning, idealnya seminggu sampai sepuluh hari lagi baru dapat dipanen, tapi jika melihat kondisi cuaca yang sering turun hujan, sebaiknya pemanenannya dipercepat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Suyoto juga mengimbau masyarakat kota Ledre agar waspada terhadap kiriman air banjir dari wilayah hulu seperti Blora, Kudus, Ngawi dan sekitarnya.

Pihaknya juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam menyambut datangnya kiriman air banjir di Sungai Bengawan Solo. “Kita sudah siapkan semuanya, mulai tenda pengungsian korban banjir, logistik serta alat pendukung lainnya untuk menanggulangi banjir,” ujarnya

Leave a Comment