Share

Disperta: Pupuk Raib Karena Ada Keterlibatan Orang Dalam

Menurutnya raibnya pupuk bersubsidi, bukanlah pembobolan oleh sekelompok perampok. Melainkan dilakukan dengan cara kerjasama oleh oknum PT. AJG dengan oknum jaringan Distributor Koperasi Karyawan Keluarga Besar PT Petrokimia Gresik (K3PG).

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya membenarkan masalah raibnya 125 ton pupuk bersubsidi. Bahkan Disperta telah melakukan pengecekan ke Gudang Penyangga Pupuk Bojonegoro IV di Desa Talok Kecamatan Kalitidu.

Dari gudang itu dilaporkan pupuk yang raib berjumlah 125 ton, berjenis urea, NPK dan ZA. Gudang milik PT. Petrokimia Gresik itu dioperatori oleh anak perusahaannya PT. Aneka Jasa Grhadika (AJG).

Setelah memastikan raibnya pupuk-pupuk bersubsidi tersebut, Disperta meminta kepada PT. AJG untuk secara resmi dan tertulis melayangkan kronologis atas raibnya pupuk bersubsidi.

“Sudah ketemu mereka dan saya minta laporan tertulis kepada kami,“ kata Kepala Disperta Djupari melalui ponselnya, Sabtu (05/07/2014). Menurutnya raibnya pupuk bersubsidi, bukanlah pembobolan oleh sekelompok perampok. Melainkan dilakukan dengan cara kerjasama oleh oknum PT. AJG dengan oknum jaringan Distributor Koperasi Karyawan Keluarga Besar PT Petrokimia Gresik (K3PG).

Pihak Disperta mencium kerjasama yang dilakukan oleh oknum PT AJG karena pihak gudang berani dengan sengaja mengeluarkan pupuk bersubsidi tanpa adanya Delevery Order (DO) ke truk milik oknum jaringan K3PG.

Seluruh pupuk diangkut menggunakan satu buah truk dengan beberapa kali pengangkutan. Diperkirakan setiap hari dilakukan pengangkutan dua kali hingga mencapai 125 ton.

Untuk pengirimannya, pihak PT. AJG dan K3PG hingga saat ini masih menelesuri lokasinya. “Sementara itulah yang kami dapat. Yang jelas kami minta laporan kronologis secara lengkap, kami sangat menunggu laporannya, “ katanya.

Dikonfirmasi terpisah melalui ponselnya, kedua pimpinan dari PT. AJG dan K3PG belum berkenan menjawab. “Keduanya mungkin masih sibuk di Gresik, apalagi saat ini ada persoalan seperti saat ini,“ kata staf di gudang. (*/guf/mcb)

Leave a Comment