Share

Disperta Tingkatkan Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro akan lebih meningkatkan pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi agar benar-benar sampai pada petani. Hal ini untuk menghindari penyelewengan seperti yang terjadi di Kecamatan Kepohbaru pada Minggu (29/3/2015) kemarin.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Djupari saat ditemui di kantornya, Selasa (31/3/2015), mengatakan, sebenarnya pengawasan pupuk bersubsidi ini sudah diperketat dengan melibatkan berbagai pihak seperti TNI, PPL hingga kepala desa. Namun dalam praktiknya ternyata masih ada pihak-pihak yang bermain untuk menyelewengkan pupuk dengan melakukan kecurangan pendistribusian.

“Pupuk bersubsidi yang kemarin diamankan adalah jatah Kecamatan Baureno, tapi didistribusikan di Kecamatan Kepohbaru,” jelas Djupari.

Mantan Kepala Dinas Perhutanan dan Perkebunan Bojonegoro ini mengaku, dengan adanya kejadian ini, pihaknya akan lebih mengintensifkan pengawasan. Terutama di sektor bawah dengan mengandalkan Petugas Penyuluh Lapang (PPL) dan melibatkan masyarakat.

“Dengan ini kami juga meminta bantuan para petani untuk ikut mengawasi. Jika dirasa ada kejanggalan dan kecurangan agar segera melapor,” imbaunya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas mengatakan, penggrebekan itu berawal dari informasi masyarakat jika di wilayah Kepohbaru terdapat penimbunan pupuk. Penggerebakn pertama, lanjut Donova, dilakukan di rumah Marji, (51), warga Dusun Njuwet, RT 09, RW 04, Desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru.

Dari rumah pelaku, lanjut Donova, petugas berhasil mengamankan sebanyak 98 sak pupuk subsidi. Kemudian, penggerebakan kedua dilakukan tak jauh dari lokasi pertama yakni dirumah Ruswanto, (45) , warga Dusun Njuwet, RT 07, RW 03, Desa Krangkong. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sebanyak 43 sak pupuk bersubsidi.(lya/dwi)

Leave a Comment