Share

Diversifikasi Lahan Optimalkan Pertanian di Ring 1 Sukowati

Bojonegoro, 25/11 (Media Center) – Pemuda Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, saat ini tengah mengembangkan diversifikasi tanaman untuk mengoptimalkan lahan pertanian di desa setempat. Di desa yang terletak di ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban ini lahan seluas 7 hektare milik kelompok tani dan ternak Omah Embek Desa Ngampel menjadi lahan garapan untuk kegiatan diversifikasi.

Ridwan, pemuda sekaligus pengurus Karang Taruna Desa Ngampel yang menjadi penggerak metode diversifikasi ini. Pengoptimalan lahan pertanian dengan cara diverifikasi tanaman ini dilakukan dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian.

Ia bersama kelompoknya juga didamping pendamping pertanian terjun ke lahan pertanian untuk mengecek pertumbuhan tanamannya. Di lahan ini, terdapat sejumlah tanaman produksi pertanian. Selain padi, di lahan yang sama juga terdapat bawang merah, lombok, terong, dan kacang tanah.

Menariknya lagi, di antara tanaman itu ada tanaman Okra. Okra merupakan tanaman asli Benua Afrika yang mulai banyak dikenal masyarakat Indonesia beberapa tahun terakhir

“Okra bisa dimanfaatkan sebagai bahan sayur mayur yang konon mengandung bebagai macam khasiat bagi yang mengkonsumsinya,” kata Ridwan di temui di lahan pertanian, Kamis (24/11).

Cara Ridawan mengoptimalkan lahan pertanian ini mengundang perhatian Anggota DPR RI, Kuswiyanto untuk meninjau lahan pertaniannya. Menurut Kuswiyanto, petani harus memanfaatkan lahan pertaniannya secara optimal untuk mengatasi semakin menyempitnya lahan pertanian akibat kegiatan industri migas maupun pembangunan lainnya.

“Ini adalah model cara bertani yang patut ditiru oleh petani kita sekarang karena kondisi lahan yang semakin hari semakin menyempit karena industri migas maupun pemukiman,” kata Kang Kus-sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, mayoritas masyarakat Bojonegoro adalah petani sehingga diperlukan cara inovatif dan kreatif untuk meningkatkan produksi.

“Ini menjadi modal utama untuk mewujudkan visi Bojonegoro sebagai Lumbung Pangan,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment