Share

DLH Bojonegoro Akui Penghijauan Belum Maksimal

Bojonegoro, 2/5 (Media Center) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakui jika penghijauan yang dilakukan selama ini masih belum maksimal.

“Kalau dibilang Bojonegoro ini sudah ideal dalam hal penghijauan ya belum, karena jumlah pepohonannya masih kurang banyak,” kata Kepala DLH, Nurul Azizah, Rabu (2/5).

Tahun 2018 ini, DLH hanya memiliki anggaran sebesar Rp68 juta saja. Dengan dana sebesar itu, pihaknya hanya mampu menanam bambu kuning di seputar pagar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, dan bibit tanaman buah-buahan untuk sekolah yang menyandang predikat adiwiyata.

“Untuk pepohonan di Bojonegoro pernah mendapat sumbangan dari teman-teman PNS mulai dari Baureno sampai Padangan yang kini tumbuh subur,” tandasnya.

Sementara itu, untuk reboisasi pepohonan yang telah ditebang Bina Marga Provinsi Jawa Timur, untuk keperluan pelebaran jalan dari Bojonegoro menuju Dander, pihaknya sudah meminta pertanggungjawaban.

“Saya sudah menyurati agar Bina Marga Provinsi mengganti pepohonan yang ditebang, tapi belum ada respon,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment