Share

DPRD: Bojonegoro Butuh Perda Untuk Dukung Pariwisata

Bojonegoro, 1/2 (Media Center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus melakukan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan pengembangan pariwisata.

Sekretaris Komisi B, Lasuri, menyampaikan, untuk mempelajari bagaimana pengelolaan pariwisata yang baik, pihaknya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Gunungkidul Provinsi DIY beberapa waktu lalu.

“Hasilnya, salah satunya harus ada regulasi yang mengatur pariwisata,” ujarnya, Rabu (1/2).

Saat berkunjung, diperoleh data bahwa Kabupaten Gunungkidul mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar dari sektor pariwisata. Hal tersebut didukung dari beberapa faktor, diantaranya adanya potensi wisata dan pengelolaan yang baik.

Perda RIPARDA (Rencana Induk Pariwisata Daerah) akan menjadi dasar bagi kabupaten yang ingin mengembangkan pariwisata. Karena tanpa regulasi ini, maka tidak ada pengakuan dari pemerintah pusat.

“Hal ini akan berdampak pada pengalokasian anggaran pada APBN untuk bidang pariwisata,” lanjutnya.

Bahkan, Kementerian bersedia membiayai kabupaten yang ingin mengajukan Perda tersebut. Selain adanya regulasi, strategi lain untuk pengembangan pariwisata juga harus diperhatikan.

“Yakni, adanya potensi, regulasi, dukungan masyarakat dan dukungan pemerintah menjadi hal yang saling keterkaitan,” tukasnya.

Di Bojonegoro, ada potensi wisata mulai dari wisata alam, wisata edukasi dan wisata religi. Dengan adanya potensi tersebut, Bojonegoro sudah mempunyai modal untuk dikembangkan sebagai daerah pariwisata.

“Yang harus dilakukan saat ini adalah terus melakukan promosi destinasi pariwisata yang ada di Bojonegoro,” pungkasnya. (dwi/mcb)

Leave a Comment