Share

DPRD Bojonegoro Harap Ongkos Angkut Sumur Tua Meningkat

Bojonegoro, 8/11 (Media Center) – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada Pertamina EP Asset IV Field Cepu, untuk menaikkan ongkos angkat dan angkut minyak mentah kepada para penambang di sumur tua.

“Harga minyak mentah dunia ada kenaikan, sekarang US$40 per barel, kami minta ada kenaikan ongkos angkat angkut,” ujar Ketua Komisi A, Sigit Kusharianto, Selasa (8/11).

Permintaan ini bukan tanpa alasan, apabila Pertamina EP mempertimbangkan lagi kenaikan ongkos angkat dan angkut, maka polemik di Sumur Tua sedikit teratasi. Karena, rendahnya ongkos yang diterima penambang sehingga penambang mencari tambahan dengan melakukan penyulingan ilegal.

“Selain itu, Pertamina harus segera mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah. Penampungan limbah harus segera dibangun,” tukasnya.

Seperti diketahui, saat ini ongkos angkut yang diberikan kepada paguyuban kepada penambang sebesar Rp2.100 per liternya. Nilai ini menurun dibanding saat pengelolaan dipegang oleh Koperasi Unit Desa (KUD) yakni sebesar Rp3000 perliternya.(dwi/mcb)

Leave a Comment