Share

DPRD Bojonegoro Ingatkan J-TB Pakai Tenaga Lokal

Bojonegoro (Media Center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap, kekayaan sumber daya alam yang dikelola oleh PEPC melalui unitisasi Jambaran-Tiung Biru bisa dinikmati oleh masyarakat Bojonegoro.

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto, mengatakan, ketika ada geliat industrialisasi migas sudah tentu masyarakat di sekitar operasi ikut ambil bagian dengan dilibatkan sebagai tenaga kerja. Meskipun begitu, masyarakat harus tahu diri hal apa saja yang memungkinkan mereka ikut ambil bagian didalamnya.

“Artinya, masyarakat harus tau jenis pekerjaan apa yang bisa diambil sesuai keterampilan yang dimiliki,” ujarnya.

Apabila parameter itu tidak berlaku, justru masyarakat akan menghambat proses kegiatan di J-TB, bukan malah mempercepat. Meski demikian, pihaknya tetap menghormati semangat dan upaya masyarakat ring 1 dalam ikut ambil bagian tersebut.

Sukur juga mengingatkan kepada kontraktor lokal, untuk bercermin pada pengalaman di Blok Cepu jika ingin terlibat pada proyek J-TB saat ini. Bahwa, kontraktor lokal harus membekali diri dengan kemampuan yang mumpuni berbasis migas.

“Saya pikir, ketika ada peluang lagi paling tidak proses pekerjaan di Blok Cepu jadi pelajaran,” tegasnya.

Ayah dua anak ini melihat jika peluang pekerjaan di J-TB bisa ditangkap oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT BBS. Namun, selama ini tidak tahu dan tidak mengerti konsep berfikir PT BBS selama ini. Tapi yang jelas, tujuan membentuk DPRD ini untuk menangkap semua peluang yang ada dalam kegiatan industri migas.

“Paling tidak, dengan adanya direktur baru sekarang ini kami minta mereka lebih termotivasi lagi untuk menangkap peluang di JTB. Apapun bentuk peluang tersebut, harus mengedepankan profesionalisme,” ungkapnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment