Share

DPRD Bojonegoro Optimis DBH Migas 2018 Naik

Bojonegoro, 7/4 (Media Center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, optimis, pendapatan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) naik signifikan tahun 2018 ini.

“Pasti mengalami kenaikan, apalagi minyak mentah dunia naik dari USD 45 per barel menjadi USD 60 per barel,” tandas Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Prianto.

Menurutnya, adanya penurunan DBH Migas tahun 2017 lalu dikarenakan adanya lebih salur DBH Migas tahun 2014 dan 2015 yang harus dibayar. Sehingga, berdampak pada APBD dan terjadi efisiensi anggaran.

“Kalau tahun ini, kami berharap penerimaan DBH Migas bisa meningkat hingga Rp1 Triliun lebih,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perimbangan dan Pendapatan Lain-lain, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Anang Prasetya Adi, menyatakan, sampai saat ini masih belum ada informasi kenaikan DBH Migas tahun 2018.

“Masih belum ada, masih sesuai APBD Induk,” ujarnya.

Hal ini dikarenakan, sesuai patokan di APBN 2018 masih sebesar USD 48 per barel. Oleh sebab itu, pihaknya berkirim surat ke Kementrian Keuangan agar nantinya ada perhitungan ulang alokasi DBH Migas.

“Mengingat harga minyak mentah sudah mencapai USD 66 per barel,” pungkasnya.

Seperti diketahui, di dalam APBD tahun 2018 penerimaan DBH Migas Bojonegoro adalah sebesar Rp988 miliar setelah dihitung 70 persen dari nilai yang ditetapkan Perpres Tahun 2018 sebesar Rp1,3 Triliun. (*dwi/mcb)

Leave a Comment