Share

DPRD Minta Inspektorat Periksa Keuangan Desa Ring 1 Migas

Bojonegoro (Media Center) – Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Inspektorat setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap keuangan desa ring 1 lapangan migas.

“Karena, desa penghasil pasti memiliki pendapatan yang lebih besar dari lainnya,” ujar Wakil Sekretaris Komisi A, Anam Warsito, Selasa (19/7).

Pihaknya meminta pemerintah desa ring 1 baik itu Blok Cepu, Blok Tuban, dan Tiung Biru, bisa memanfaatkan pendapatan desa dengan baik. Pendapatan itu bisa dari dana desa, alokasi dana desa (ADD), maupun pendapatan asli desa dari sewa-menyewa lahan yang digunakan untuk kepentingan pengembangan migas.

“Semoga, pendapatan desa di ring 1 benar-benar digunakan untuk semestinya seperti infrastruktur, peningkatan SDM, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Anam berharap, pendapatan desa Gayam, Kecamatan Gayam, dari sewa lahan tanah kas desa yang digunakan untuk pengembangan tapak sumur Pad C, Blok Cepu, sudah terserap dengan baik dan maksimal.

“Jangan sampai, dana itu ngendon di dalam kas desa. Karena, bisa melanggar undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment