Share

DPU-SDA Bojonegoro Prioritaskan Normalisasi Sungai di 2017

Bojonegoro, 19/1 (Media Center) – Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PU-SDA) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, program prioritas tahun 2017 adalah melakukan normalisasi kali di 20 titik yang tersebar di 10 Kecamatan.

“Normalisasi kali yang akan kita lakukan ini salah satu upaya menanggulangi banjir luapan sungai Bengawan Solo,” ujar Kepala Dinas PU-SDA, Edi Susanto, Kamis (19/1).

Pada normalisasi kali ini, meliputi sudetan kali sugihan di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang, Kali Mekuris Desa Piyak, Desa Kabalan, Simbatan dan Pesen di Kecamatan Kanor dan Desa Bogangin Kecamatan Sumberejo.

Normalisasi kali juga dilakukan di Desa Baureno, Bumirejo, Woro dan Nglumber Kecamatan Kepohbaru. Kali Ingas Desa Kadungrejo,Karangdayu, Pucangarum Kecamatan Baureno, desa Kedungprimpen dan Desa Temu Kecamatan Kanor.

“Terakhir adalah daerah potensi banjir bandang di beberapa Kecamatan antara lain Kecamatan temayang, Gondang, Kedewan dan Malo,” tandasnya.

Normalisasi kali sudah dilakukan sejak 2016 lalu di 53 titik. Serta, perbaikan tanggul dan afvour sepanjang 63,61 kilo meter.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menanggulangi banjir bandang, mengendalikan banjir luapan sungai bengawan solo, mengendalikan back water pada anak-anak sungai Bengawan Solo, memperlancar aliran sungai sekaligus mengambalikan kembali fungsi sungai.

“Juga mengembalikan dimensi penampang sungai dengan menggali sedimentasi yang terjadi sehingga sungai menjadi lebih dalam dan aliran air menjadi lancar,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment