Share

Duduki Bank Permata Dua Hari, Uang Arisan Cair

Setelah dua hari satu malam peserta arisan Gotong Royong menduduki Bank Permata di komplek Ruko, Jalan Gajah Mada, Bojonegoro, pihak bank akhirnya mencairkan uang arisan senilai lebih dari Rp4 Miliar.

Bojonegoro (Media Center) – Setelah dua hari satu malam peserta arisan Gotong Royong menduduki Bank Permata di komplek Ruko, Jalan Gajah Mada, Bojonegoro, pihak bank akhirnya mencairkan uang arisan senilai lebih dari Rp4 Miliar. Perjuangan warga Tionghoa untuk mencairkan uang arisan yang dikelola yayasan Sinar Harapan Bahagia, akhirnya tidak sia-sia.

Uang yang didepositokan di Bank Permata itu akhirnya dicairkan setelah Go Kian An, ketua Yayasan menandatangani surat pencairan. Pencairanpun berlangsung lama setelah dilakukan pertemuan tertutup dengan pihak bank. “Siapa yang tidak kooperatif?,” ujar Go Kian An, usai pertemuan, Jumat (28/02/2014).

“Yang jelas kepengurusan 2013 sangat kooperatif membantu pencairan. Walaupun memperoleh jawaban tidak baik,” lanjutnya. Artinya, ia menilai jika pihaknya sudah kooperatif karena bersedia memberikan ijin pencairan. Sebab, untuk bisa mencairkan uang deposito itu harus seizin ketua pengurus klenteng yakni dirinya. Setelah pencairan ini, uang dibagikan kepada para peserta arisan pada Jumat malam di Gedung Tri Dharma.

Konflik pencairan uang arisan gotong royong umat tempat ibadah Tri Dharma (TITD) ini buntut adanya dualisme saat pemilihan ketua yayasan baru. Kasus ini muncul setelah adanya pemilihan ketua TITD baru. Sehingga muncul dua kubu. Masing-masing mengklaim bahwa terpilih menjadi ketua Klenteng. (Lyamcb)

Leave a Comment