Share

EMCL Bangun 176 Unit Bio Gas di Bojonegoro dan Tuban

Bojonegoro, 16/5 (Media Center) – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) membangun sebanyak 174 unit bio gas di Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, yang masuk wilayah kerjanya untuk membantu masyarakat mengurangi biaya pengeluaran sehari-hari sejak 2014.

“Pembangunan bio gas atas prakarsa masyarakat bekerja sama dengan pihak lain berjalan sejak 2014,” kata “External Affairs Manager” EMCL Dave A. Seta, dalam acara peresmian program bio gas di Bojonegoro, Selasa (15/5).

Ia merinci jumlah bio gas yang sudah terbangun sebanyak 134 unit di Desa Mojodelik, Gayam, Ringgin Tunggal, Katur, Brabowan, dan Sudu, Kecamatan Gayam dan 42 unit di Kecamatan Palang, Tuban.

“Satu unit bio gas yang bisa dimanfaatkan untuk menampung kotoran dua ekor sapi menelan biaya berkisar Rp12 juta-Rp15 juta/unit,” kata dia menjelaskan.

Wakil Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha dan Wakil Ketua SKK Migas Sukandar juga mengapresiasi program EMCL yang membangun bio gas bagi masyarakat sebagai usaha mengajak masyarakat menjadi mandiri.

“Bio gas tidak menimbulkan polusi,” ucapnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengajak masyarakat juga ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memperbanyak menanam pohon untuk mengantisipasi meningkatnya suhu udara.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menanam pohon termasuk EMCL untuk menambah ruang hijau,” kata dia.

Hadir dalam acara itu “Senior Vice President” ExxonMobil Indonesia Burhanudin Mirza dan “Vice President Public and Government Affairs” ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto, selain juga perwakilan warga penerima program pembangunan bio gas. (*/mcb)

Leave a Comment