Share

EMCL Janji Hasilkan 450 Juta Barel Minyak

Bojonegoro (Media Center) – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyatakan produksi minyak telah meningkat bertahap dari 40.000 barrel per hari (Bph) menjadi lebih dari 130.000 Bph.

Saat ini, terdapat  45 sumur yang berproduksi dari tiga tapak sumur yaitu tapak sumur A, B, dan C. Fasilitas lainnya yaitu pemrosesan pusat, jalur pipa darat/lepas pantai sepanjang 95 km dan satu kapal tangki penyimpanan dan alir-muat serta fasilitas bongkar-muat kapal di Laut Jawa.

“Lapangan Banyu Urip diharapkan dapat menghasilkan 450 juta barrel minyak selama masa operasi proyek,” ujar Media Relations Coordinator Public & Government Affairs ExxonMobil Cepu Limited, Jeffrey Haribowo, melalui rilisnya.

Meskipun dalam kurun waktu tertentu, puncak produksi Blok Cepu terus meleset, namun EMCL mengklain jika proyek ini mencerminkan keahlian manajemen proyek.

“Dengan melibatkan semua pihak termasuk SKK Migas, ExxonMobil, pemerintah daerah, para pemasok, dan badan-badan usaha lokal yang masing-masing telah menunjukkan kapabilitasnya,” tutur Project Executive ExxonMobil Cepu Limited, Dan Wieczyinski.

Lapangan Banyu Urip telah berhasil dibangun oleh lima konsorsium kontraktor EPC yang dipimpin oleh perusahaan nasional, dan mempekerjakan 17.000 pekerja lokal dan nasional pada titik puncak kegiatannya, atau  95% dari keseluruhan tenaga kerja proyek.

Pembangunan fasilitas produksi Banyu Urip  melibatkan  lebih dari 460 subkontraktor Indonesia, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas nasional.(dwi/*mcb)

Leave a Comment