Share

Empat Rumah di Bojonegoro Roboh Diterjang Banjir

Bojonegoro (Media Center) – Empat rumah di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, roboh diterjang banjir bandang, disebabkan meluapnya Kali Sugihan di desa setempat, Rabu (30/12).

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Sukirno, Kamis (31/12), menyebutkan rumah yang roboh diterjang banjir bandang yaitu dua rumah milik Tarip (65), dan rumah milik Aziz (43), dan Gito (28).

Selain itu, lanjut dia, banjir bandang juga merendam 310 rumah di desa setempat dengan ketinggian sekitar 2 meter. Banjir juga mengakibatkan jalan di desa setempat yang menghubungkan Bojonegoro ke arah Nganjuk, terendam lumpur setinggi 0,30 meter.

Lebih lanjut ia menjelaskan BPBD dengan dibantu personel kepolisian resor (polres), Kodim 0813, juga masyarakat telah melakukan kerja bhakti membersihkan lumpur yang menutup jalan.

“Jalan sekarang sudah dilewati kendaraan. Pembersihan lumpur yang merendam jalan dilakukan dengan mengerahkan alat berat “backhoe”,” jelas dia.

Menurut dia, BPBD juga membuka dapur umum untuk melayani makan warga yang belum bisa bekerja, karena harus membersihkan rumahnya yang dipenuhi lumpur.

“Warga belum bekerja karena masih membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumahnya,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan banjir bandang yang melanda Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Rabu (30/12) berlangsung mulai pukul 19.00 sampai pukul 24.00 WIB.

“Banjir bandang terjadi karena Kali Sugihan tidak mampu menampung air hujan yang berlangsung sekitar 2 jam, sehingga airnya melimpas,” katanya.

Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, menyatakan pihaknya mewaspadai curah hujan yang terjadi selama Januari berkisar 200-301 millimeter yang berpeluang menimbulkan banjir bandang.

“Kami lebih mewaspadai banjir bandang dibandingkan dengan luapan Bengawan Solo, sebab curah hujan selama Januari berpeluang menimbulkan banjir bandang,” tandasnya. (*/mcb)

Leave a Comment