Share

“FAO” Gelar Pelatihan Tanam Padi di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – “Food and Agriculture Organization”/FAO PBB menggelar pelatihan tanam padi
di Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mengantisipasi tanaman padi terserang hama wereng.

“Pelatihan menanam padi yang dilaksanakan FAO di Desa Bendo yang sekarang berjalan untuk ketiga kalinya,” kata Kepala Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro Edi Martono, Kamis (29/10).

Pelatihan menanam padi, lanjut dia, diikuti empat kelompok tani (sekitar 200 petani), dengan luas tanaman padi sekitar 300 hektare.

Ia menjelaskan “FAO” memberikan pelatihan tata cara menanam padi kepada petani di desanya, mulai pengolahan tanah, pembuatan pupuk kompos, dan pembuatan obat pembasmi hama alami, sejak 2014.

Tata cara menanam padi itu, katanya, diberikan FAO, disebabkan daerahnya merupakan daerah endemik hama wereng coklat.

Ia mencontohkan pola mengolah tanah yang sekarang dilakukan petani di desanya yaitu membalik tanah, kemudian dibiarkan selama 20 hari.

“Biasanya petani setelah membalik tanah langsung ditanami padi, sehingga rawan memicu serangan hama wereng coklat.Serangan hama wereng coklat selalu menyerang tanaman padi di desa kami, bahkan petani sering gagal panen,” paparnya.

Namun, menurut dia, setelah memperoleh pelatihan “FAO”, maka dalam dua kali musim tanam yang sudah berjalan tanaman padi di desanya rata-rata mampu menghasilkan sekitar 8 ton gabah kering sawah (GKS) dan serangan hama wereng coklat jauh berkurang.

“Perwakilan FAO yang memberikan pelatihan dari ahli pertanian Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment