Share

Festival Bengawan Bentuk Warga Bojonegoro Akrabi Bengawan Solo

Bojonegoro, 26/9 (Media Center) – Puncak acara Festival Bengawan Solo yakni Parade Perahu Hias telah digelar, Minggu (25/9). Acara yang dinanti-nantikan warga Bojonegoro, khususnya warga di sekitar bantaran sungai Bengawan Solo ini disaksikan warga disepanjang aliran sungai mulai dari Bendung Gerak di Desa Padang, Kecamatan Trucuk dan Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu hingga Taman Bengawan Solo (TBS) di Kecamatan Bojonegoro yang berseberangan dengan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Tercatat ada sekitar 40 perahu hias yang diberangkatkan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto yang didampingi Forpimda. Bahkan, pria yang akrab disapa Kang Yoto ini turut serta dalam perahu menyusuri rute Parade Perahu.

Bupati Bojonegoro Suyoto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan festival ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Sebagai salah satu rangkaian perayaan HJB yang ke-339. “Festival ini dilakukan salah satunya supaya masyarakat menjadikan Bengawan Solo sebagai ibu, yang lembut. Karena sentuhan lembut seorang ibu, maka masyarakat bisa berlatih berenang. Karena keramahan seorang ibu masyarakat bisa mengambil pasir untuk bangunan,” ungkap Suyoto.

Lebih lanjut ia menjelaskan upaya mencegah penambangan pasir yang tidak terkendali dengan berbagai usaha yang dilakukan sekitar lima tahun yang lalu masih belum berhasil.

Tapi dengan adanya usaha mencegah penambangan pasir tanpa terkendali dengan mengembalikan kepada akar budaya masyarakat yang harus menggauli Bengawan Solo dengan baik maka usaha itu mulai membuahkan hasil.

“Usaha mencegah penambangan pasir tanpa terkendali dengan mengembalikan kepada akar budaya masyarakat yang harus menggauli Bengawan Solo dengan baik sejak dua tahun lalu mulai menunjukkan hasil,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, kegiatan festival bengawan dengan acara parade perahu hias juga larung sesaji (cara mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT) merupakan usaha mendekatkan hati manusia kepada Bengawan Solo.

Di garis finish, sesuai keputusan Panitia Lomba Perahu Festival Bengawan 2016, Juara Kategori SKPD juara 1 diraih Bank Jatim dengan tema “Mliwis Putih”, Juara 2 diraih oleh PDAM dengan tema “Naga Bentolo”, dan juara 3 diraih oleh Gofun Theme Park dengan tema “Bajak Laut”.

“Sementara untuk Juara Kategori Desa juara 1 diraih oleh Desa Trucuk, juara 2 diraih oleh Desa Ngablak, dan juara 3 diraih oleh Desa Mori,” kata Kabid Pengembangan dan Pelestarian Budaya, Disbudpar, Iriantini.

Peserta perahu hias sebanyak 40 peserta terdiri dari 31 peserta dari desa di sepanjang bantaran Bengawan Solo dan 9 peserta dari instansi di Bojonegoro.(mcb)

Leave a Comment