Share

Festival Menyok Ngraseh Untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Bojonegoro, 15/9 (Media Center) – Berbagai jenis makanan moderen perlahan mulai menggerus kuliner tradisional. Gerai-gerai makanan siap saji bahkan mulai banyak di temui di Kabupaten Bojonegoro. Hal ini membuat warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander menggelar festival menyok (singkong) guna melestarikan kuliner khas tradisional, Sabtu (15/9).

Gelaran yang bertajuk Festival 100 Olahan Menyok ini menyajikan beragam olahan yang menggunakan bahan dasar dari tanaman yang memiliki nama latin Manihot utilissima yang bisa dijumpai hampir di seluruh Indonesia.

Kepala Desa Ngraseh, Kosin, mengatakan, selain untuk mempertahankan eksistensi suingkong sebagai salah satu bahan pangan, juga sebagai sarana pengenalan aneka hasil olahan dari singkong.

“Dengan adanya festival ini,diharapkan ada peningkatan ekonomi,income untuk masyarakat Desa Ngraseh dan semoga festival ini juga bisa masuk agenda tahunan Pemkab Bojonegoro,” imbuhnya.

Dalam acara yang digelar di area persawahan desa setempat ini menyajikan aneka olahan tak hanya dari umbi singkong, namun juga dari daun singkong. Olahan tersebut antara lain bika menyok, rolade daun singkong, keripik paru daun singkong, wingko menyok serta olahan lainnya.(*galih/lya/mcb)

Leave a Comment