Share

FGD Migas Lahirkan Deklarasi Bojonegoro

Bojonegoro, daerah yang diharapkan menyumbang 20 persen minyak Indonesia, kini ada 5 K3S dan memproduksi 63 ribu barel perhari. Diharapkan akhir tahun depan, tercapai 200 ribu barel perhari. Inilah kegiatan eksplorasi eksploitasi migas onshore terbesar di negeri. Masalah sosial, legal tata kelola, bisnis dan teknis ada didalamnya.

Menyambut instruksi presiden nomor 2 tahun 2012, tanggal 11 Juni 2013, Pemkab Bojonegoro memprakarsai pertemuaan seluruh stake holder terkait. Hingga lahirlah deklarasi Bojonegoro, semua skenario solusinya.

Bupati Bojonegoro Suyoto mengatakan bahwa pihaknya telah duduk bersama tujuh kementrian, SKK migas, pemprov, pemkab, JOB Pertamina Petrochina, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu, TNI, Polri, Kejaksaan, BPN dan tiga perguruan tinggi.

Pihaknya percaya dengan kekuatan niat baik, kekuatan kehadiran dan ketersambungan, dan kekuatan untuk saling mendengar, akan mengalahkan prasangka terkait pengelolaan migas.

“Prasangka pusat, daerah dan sektoral atau profesi yang membuat kita tidak jernih melihat masalah dan solusinya. Untuk inilah sekarang kita ada di sini” ungkap Suyoto, dalam acara Forum Group Discussion, percepatan produksi migas nasional di Hotel Shangrila, Surabaya, Selasa (3/12).

Selengkapnya baca di: : nerace.co.id

Leave a Comment