Share

FKRB Adukan Nasib Warga Ring 1 ke DPRD

Bojonegoro, 1/8 (Media Center) – Sebanyak 10 orang dari Forum Kedaulatan Rakyat Bojonegoro (FKRB) melakukan aksi damai di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (1/8).

Ketua FKRB, Edy Susilo, menyampaikan, kedatangannya kali ini ingin mengadukan nasib warga sekitar ring 1 lapangan minyak dan gas bumi yang ada di Kabupaten Bojonegoro kepada DPRD selaku wakil rakyat.

Ia menuturkan, tekad warga yang ingin terlibat dalam kegiatan industri migas tersebut justru menimbulkan kerugian. Salah satunya dengan ditutupnya kilang mini milik PT Triwahana Universal atau TWU yang ada di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

“Padahal, dengan adanya PT TWU ini telah memberikan dampak positif bagi warga sekitar,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito menyampaikan bahwa pihaknya akan mendatangi Kementrian ESDM di Jakarta untuk mencari solusi agar kilang mini TWU  bisa beroperasi kembali.

Dia mengatakan, penyebab utama tutupnya PT TWU adalah karena formula penjualan minyak mentah pada PT TWU dinaikkan hingga US$ 6/ barel, sehingga usaha pengolahan minyak mentah di Bojonegoro ini menjadi tidak ekonomis lagi.

“Dengan ditutupnya PT TWU ini memberikan dampak bagi warga sekitar. Dampak itu diantaranya bangkrutnya para pemilik warung makanan dan minuman. Serta masih adanya pekerja yang kredit kendarana operasional berupa tangki minyak yang dulunya pernah disewa oleh PT TWU,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment