Share

FKUB Bojonegoro Deklarasikan Pemilu Damai

Bojonegoro, 16/5 (Media Center) – Forum Kerukunan Umat Beragama, yang terdiri atas unsur-unsur agama yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yakni dari unsur agama Islam, dari unsur agama Katolik, dari unsur agama Hindu dan dari unsur agama Khonghuchu, menyerukan kepada partai-partai politik, pasangan calon bupati dan wakil bupati dan para pendukung pasangan calon untuk senantiasa bersikap jujur, adil, bersih, tanpa politik uang.

“Selanjutnya kami juga menyerukan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bojonegoro untuk bersama-sama menciptakan berlangsungnya pemilihan kepada daerah dan wakil kepada daerah yang aman, lancar dan damai,” kata Ketua FKUB, Alamul Huda, usai deklarasi dikantor setempat, Rabu (15/5).

Untuk itu, pihaknya menghimbau selalu mengedepankan kebersamaan antar umat beragama, dengan tetap menjalin kerjasama hubungan sosial kemasyarakatan. Tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memecah belah hubungan antar umat beragama.

“Selalu menjalin komunikasi antar tokoh agama, tokoh masyarakat dan antar umat beragama, mengantisipasi terjadinya konflik horizontal serta menolak berbagai macam bentuk kampanye hitam,”tegasnya.

FKUB juga berharap, pada pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bojonogoro tahun 2018 hendaknya dilaksanakan dengan jujur, adil, berlangsung dalam suasana kondusif mengedepankan kebersamaan, menjunjung semangat toleransi,
Partai Politik dan Tim Sukses pasangan calon Bupati dan Wakil bupati semaksimal mungkin mengendalikan massa pendukungnya dan mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik.

Semua warga masyarakat di Kabupaten Bojonegoro agar supaya menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggungjawab serta semua pihak agar siap menerima hasil Pemilihan Kepala Daerah dan wakil kepala daerah kabupaten Bojonegoro 2018 secara dewasa, lapang dada dan bijaksana.

“Selanjutnya dalam kesempatan yang baik ini, kami Forum kerukunan umat beragama “Mengutuk Aksi Terorisme” dan mendorong kepada TNI dan POLRI untuk memberantas sel-sel terorisme yang masih tersisa di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sampai keakar-akarnya,”pungkasnya.(*mcb)

Leave a Comment