Share

Forkompimda Bojonegoro Dan Komunitas Motor Kibarkan Merah Putih di Bukit Cinta

Bojonegoro, 19/8 (Media Center) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, komunitas motor dan mobil Bojonegoro menggelar upacara bendara di Wisata Atas Angin Bukit Cinta Desa Deling, Kecamatan Sekar,dalam rangka Hari Ulang Tahu Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 340, Jumat (18/8/2017).

Adventure bertajuk “Kobarkan Semangat Merah Putih” itu diprakarsai Polres Bojonegoro. Selain mengibarkan bendera merah putih berukuran 6×70 meter, juga dilaksanakan bhakti sosial berupa pemberian sembako bagi warga desa Deling.

Rombongan berangkat dari depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jalan Mas Tumapel dan dilepas oleh Bupati Suyoto.

Kapolres Bojonegoro, AKBP. Wahyu S Bintoro menjelaskan acara ini diikuti peserta kendaraan roda dua dan roda empat yang bersal dari unsur Polres, OPD Pemkab Bojonegoro, Perhutani, Bappas, Jasa Raharja, Bea Cukai, FKOB, Lapas, Pengadilan Negeri, Pajero Club, dan sebagainya.

“Ada sekitar lima ratusan peserta yang ikut kegiatan ini,” kata Wahyu.

Bupati Suyoto dalam sambutannya menyampaikan semua peserta adventure “Kobarkan Semangat Merah Putih” harus merefleksi perjalanan hidup baik hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan.

“Oleh karena itu hati dan pikiran kita hadirkan dalam bentuk rasa syukur,” ucap bupati dua periode yang akrab disapa Kang Yoto ini.

Desa Deling, lanjut Kang Yoto, secara historis sangat berarti bagi Bojonegoro karena ibu kota Pemerintahan Bojonegoro pernah dipindah ke Desa Deling ketika agresi Belanda tahun 1948 dan yang menjadi tokoh pejuang waktu itu adan Sosodoro Djoyo Hadi Kusumo.

“Dengan semangat merah putih mari kita berikan jiwa kita untuk membangun negara ini dan Bojonegoro yang kita cintai,” ajak Kang Yoto.

Di akhir sambutannya Kang Yoto menyampaikan beberapa berpesan. Pertama hayati sejarah karena dengan menghayati sejarah dapat menciptakan impian guna mambangun masa depan bangsa dan negara. Kedua mencari trobosan guna merealisasikan impian masa depan menjadi kenyataan. Ketiga kembali hakekatnya bahwa pembanguanan pada hakekatnya untuk rakyat, negara dan bangsa.(*dwi/mcb)

Leave a Comment