Share

Gapit Kluntung, Jajanan Jadul yang Makin Banyak Diminati

Bojonegoro – Usaha kuliner terus bergerak di tengah pandemi. Apalagi momen bulan puasa dan hari raya Idul Fitri yang juga identik dengan aneka jajanan, membuat usaha kuliner makin berkembang. Salah satunya adalah usaha jajanan jadul gapit kluntung.

 

Salah satu produsen jajanan jadul gapit kluntung adalah Mariyatul Ulfa, warga Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Meski baru mau memasuki bulan Ramadan, pesanan gapit kluntung sudah mulai banyak.

 

“Alhamdulillah,, saat ini pesanan kue kering gapit kluntung mulai berdatangan, ada yang minta dibuatkan untuk dijual lagi secara online,” katanya.

 

Menjelang puasa, Ulfa mengaku bisa memproduksi 3 hingga 5 kilogram dengan harga Rp 60.000 perkilogram.

 

“Sehari mampu membuat 20 an bungkus gapit kluntung. Biasanya sehari bisa produksi 30 an bungkus dengan varian gapit kluntung yang berbeda,” terangnya.

 

Pihaknya juga menambahkan, selain gapit kluntung uga membuat kue kering dan kue basah, serta bisa melayani semua pesanan kue. Omzet dari penjualan gapit kluntung saja kurang lebih Rp 2 juta perbulan.

 

Jika berminat dengan kue jajanan yang mungil, renyah dan gurih ini hubungi nomor kontak 085776289176 atau datang langsung kerumah ibu Mariyatul Ulfa Desa Sekaran RT.4 RW.1 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.(FIF/NN)

Leave a Comment