Share

Gapoktan Padangan Bojonegoro Punya Kios, Pupuk Lancar dan Murah

Per hektarnya dapat jatah 3 kwintal Phonska, 2 kwintal urea dan 5 kwintal petroganik

Bojonegoro (Media Center) – Petani di Kecamatan Padangan dan sekitarnnya mengaku tak pernah kesulitan untuk mendapatkan pupuk. Hal ini diakui oleh para petani, salah satunya Wito, petani yang sekaligus ketua Kelompok Tani Nguken Rukun dari desa Nguken, Padangan, Bojonegoro Jawa Timur.

Ia mengaku pasokan pupuk bersubsidi selalu lancar tak terkecuali saat menjelang masa tanam. Menurutnya, semenjak ada Koperasi Unit Desa (KUD) Padangan, suplai pupuk selalu tercukupi. “Selain harganya lebih murah, ketersediaan pupuk selalu ada,” ujarnya saat mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Padangan, Rabu (26/3/2014).

“Sebelum tanam kita yang dari kios mengajukan pesanan pupuk dulu untuk jatah selama musim tanam. Per hektarnya dapat jatah 3 kwintal Phonska, 2 kwintal urea dan 5 kwintal petroganik,” kata Wito, Ketua kelompok tani Nguken Rukun menjelaskan prosedur bagi petani untuk dapat membeli pupuk.

Di Kecamatan Padangan sendiri, seluruh petaninya telah tergabung dalam kelompok tani dan terbiasa membuat ajuan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Selain itu, gabungan dari beberapa kelompok tani di Padangan juga telah memiliki kios dan petugas kios inilah yang memesan pupuk ke KUD.

“Kalau sudah pesan, selang dua hari pupuk diantar langsung ke kios, dan kios yang melayani pembelian petani sesuai luas lahan,” imbuhnya. Sementara untuk ketersediaan pupuk di gudang wilayah timur saat ini mencapai 950 ton. Jumlah untuk lima jenis pupuk yang biasanya dibutuhkan oleh petani di masa tanam seperti Urea, ZA, SP36, Phonska dan Petroganik. (lyamcb)

Leave a Comment