Share

Gunakan Resi Gudang Lebih Menguntungkan Petani

Pasca panen raya di beberapa daerah di Kabupaten Bojonegoro, biasanya para petani langsung menjual hasil panennya ke tengkulak. Namun kini, petani punya alternatif lain agar bisa lebih untung saat penen, yakni menitipkan hasil panen di gudang komoditi.

Bojonegoro (Media Center) – Pasca panen raya di beberapa daerah di Kabupaten Bojonegoro, biasanya para petani langsung menjual hasil panennya ke tengkulak. Namun kini, petani punya alternatif lain agar bisa lebih untung saat penen, yakni menitipkan hasil panen di gudang komoditi.

Tak hanya menitipkan komoditi, petani juga bisa memperoleh dana pinjaman dengan Resi gudang ini. Sementara hasil panen bisa dijual saat harga tinggi. Berbagai komoditi bisa dititpkan dan memeperoleh Resi Gudang, seperti gabah, beras dan jagung.

“Saat panen, harga gabah anjlok jadi lebih baik dimasukkan ke gudang,” ujar Masrukan, petani asal Dander saat ditemui di gudang penyimpanan di Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur.

Menurut Yudhistira, Kepala seksi pengadaan dan penyaluran Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bojonegoro, Sistem Rasi Gudang ini sangat menguntungkan petani. Selain itu juga bisa menjadi solusi petani yang kesulitan untuk menjual hasil panen dengan harga yang tinggi.

“Dengan sistem resi gudang, petani bisa dapat pinjaman dari Bank Jatim hingga 70% dari nilai komoditi yang disimpan,” ungkapnya.

Karena harga komoditi saat panen anjlok, tak jarang petani sulit untuk mengolah lahnnya kembali. Hal ini lantaran harga jual lebih rendah dibanding biaya produksi. “Biasanya uang pinjaman dari bank digunakan untuk produksi lagi, setelah harga stabil atau tinggi petani bisa menjual barang yang di gudang. Nah, uang hasil penjualan ini yang dipakai untuk melunasi kredit,” imbuhnya.

Dengan sistem Resi Gudang ini, selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan sistem tunda jual dan pinjaman lunak, juga meningkatkan mutu hasil pertanian yang memiliki daya saing. Sistem Resi Gudang juga menjadi salah satu sistem yang mendukung ketahanan pangan nasional dan memantau ketersediaan stok komoditi.(lyamcb)

Leave a Comment