Share

Guru TIK Laporkan Atasannya ke Kantor Polisi

Bojonegoro (Media Center) – Karena terlambat mengikuti acara rapat di tempatnya mengajar, Aris Eko Wahyudi (35), mendapatkan pukulan dari atasannya yakni Kepala SMA Negeri di Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Merasa tidak terima sudah dipukul beberapa kali oleh Kepala sekolah (Kasek), korban yang selama ini menjadi guru Tekhnik dan Informasi Komputer (TIK) asal Desa Banjaranyar RT 02 RW 01, Kecamatan Baureno ini kemudian melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan Kaseknya ke Polsek Sugihwaras, Selasa (10/3/2015).

Menurut keterangan korban, insiden pemukulan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat rapat dengan seluruh dewan guru di ruang sekretariat sekolahan setempat. Dalam rapat tersebut membahas tentang pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Namun, setelah rapat selesai tiba-tiba Kasek menggebrak meja beberapa kali dan langsung berdiri menghampiri korban.

“Saya dipukul tiga kali mengenai pelipis mata kiri, alasannya saya telat nengikuti rapat, padahal hanya sebentar telat saya. Selain itu alasannya tidak terima dengan masukan dari saya,” kata Aris.

Sementara itu Kapolsek Sugihwaras, AKP Pujiono ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa pemukulan yang dilakukan kepala sekolah terhadap salah satu guru di SMA Negeri Sugihwaras. Saat ini kasusnya juga sedang ditangi.

“Dugaan sementara kepala sekolahnya tidak terima dengan masukan yang diberikan oleh korban,” terang Kapolsek.

Akibat pemukulan tersebut, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan sekolahan setempat itu mengalami luka memar dibagian pelipis mata kiri. Beruntung saat aksi brutal yang dilakukan kepala sekolahnya itu dicegah oleh sejumlah guru lain, sehingga korban tidak mengalami luka yang cukup serius.

“Kasusnya sedang kita tangani, juga sudah meminta keterangan korban dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” tambah Pujiono. (rin)

Leave a Comment